Seoran istri merendahkan suaminya atau seorang suami merendahkan istrinya,seorang kekasih merendahkan kekasinya,seorang pasangan selingkuh merendahkan pasangan selingkuhannya,seorang teman merendahkan temannya,dan perbuatan-perbuatan merendahkan lainnya adalah suatu fakta jika perbuatan merendahkan dalam dunia cinta sekali lagi itu memang benar-benar ada.
Bagi sebagian pasangan perbuatan merendahkan tersebut merupaklan hiasan yang dapat menambah romantika percintaan mereka karena perbuatan tersebut di bumbui atau di maknai humor misalnya atau karena di lakukan dengan porsi dan kontek yang tepat tetapi bagi pasangan lainnya justru menjadi duri dan penyebab ketidakharmonisan serta keretakan tali percintaan.
Kehancuran tali percintaan tersebut kemudian menyeret pelaku dan korbannya ke dalam kondisi psikologis yang tak diinginkan .Tidak bahagia gituh loch.Seperti gelisah,tidak bisa tidur,sedih,menangis,kesal,muak,benci,marah,dengki,dendam,dan kondisi-kondisi lainnya yang setelah melalui suatu waktu dan proses dapat meldak menjadi suatu sikap dan prilaku.Akhirnya tidak bahagia lahir batin,begitu kira-kira.
Sudah menjadi kodrat manusia jika ingin keluar dari ketidakbahagiaan oleh karenanya lambat laun ketidak bahagiaan Karena di lecehkan ini akan melahirkan energi yang berfungsi mengatasi ketidakbahagiaan tersebut.Nah energi semacam inilah yang di sini kita sebut sebagai energi ketidakbahagiaan karena di rendahkan.
PENULIS BADRUDIN MUHSIN 085227044550 / 021-91913103 YM / FB : binmuhsin_group@yahoo.co.id
| BIN MUHSIN GROUP |
anda suka ambil saja gratis free all






0 komentar:
Poskan Komentar
SILAHKAN KOMENTAR ANDA DISINI