BAB VII
CARA MENGGUNAKAN ENERGI CINTA
UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA
Setelah kita mengenal begitu banyak energi cinta beserta bagaimana cara membangkitkan dan mengelolanya maka pada bab ini kita akan sama-sama mendiskusikan dan memahami serta menggunakan energi-energi cinta tersebut untuk mewujudkan cita-cita.
Terlepas dari bermacam-macamnya energi cinta, di sini kita akan mencoba Mengelola bagaimana caranya menggunakan energi cinta yang berupa energi kebahagiaan dan energi ketidakbahagiaan.Karena pada dasarnya semua energi cinta bersumber pada dua kekuatan tersebut.
A. Cara Menggunakan Energi Kebahagiaan
Ketika kita menggunakan energi cinta yang berupa energi kebahagiaan maka paling tidak ada sekitar sembilan proses atau sembilan fase yang harus kita lakukan,yaitu; (1) selalu mengingat kebahagiaan cinta yang pernah kita alami, (2) selalu berfantasi tentang kebahagiaan cinta yang ingin kita raih, (3) milikilah paradigma kebahagiaan cinta, (4) biarkanlah energi positif kebahagiaan cinta mempengaruhi diri, (5) jadikan kebahagiaan cinta sebagai motif hidup, (6) jadikan kebahagiaan cinta sebagai ruh kehidupan, (7) terus menerus melaksanakan program, (8) setia pada target/cita-cita, (9) menginfestasikan semua hal demi target/cita-cita.Selengkapnya marilah kita lihat satu persatu.
1. Selalu Mengingat Kebahagiaan Cinta
Yang Pernah Di Alami
Mengingat kebahagiaan adalah kebahagiaan dan kebahagiaan adlah motivasi dalam kehidupan dan juga membangkitkan energi untuk mengulangi kebahagiaan tersebut. Sadar ga` sich jika sebagian besar apa yang kita lakukan adalah karena alasan kebahagiaan, tentunya termasuk kebahagiaan cinta juga.
Seperti yang telah kita pahami bahwa energi cinta begitu banyak dan begitu dasyat dan untuk menggunakannya kita bisa memulainya dengan mengingat kebahagiaan cinta yang pernah kita rasakan saat proses meraih cinta, saat bercinta dan bahkan saat-saat selesai bercinta.
Dengan mengingat dan sering mengingat atau bahkan terus menerus mengingat kebahagiaan cinta tersebut maka dalam diri kita akan tumbuh (1) kebahagiaan, (2) keinginan untuk mengulangi kebahagiaan tersebut atau meraih sesuatu yang lebih membahagiakan yang selanjutnya akan berkembang menjadi, (3) motivasi dan motivasi tersebut kemudian akan mengerakkan, (4) daya kreatif dalam diri kita untuk mencari cara bagaimana caranya mewujudkan kebahagiaan tersebut, dan akhirnya timbullah (5) aksi atau tindakan-tindakan nyata mewujudkan kebahagiaan.
Nah kelima energi di atas jika kita arahkan maka dapat mewujudkan cita-cita sebesar apapun, caranya dengan menghubungkan kebahagiaan yang kita ingat dengan cita-cita yang kita inginkan.Ringkasnya mungkin begini,jika aku dapat mewujudkan cita-citakupastilah kebahagiaan cinta yang pernah aku rasakan dapat aku rasakan kembali atau akan menjadi langgeng. Atau kataknalah terwujudnya cita-citaku merupakan syarat terwujudnya kebahagiaan ini.
Demikian..!, marilah kita mulai dengan mengingat kebahagiaan saat meraih, bercinta, mempertahankan, atau setelah bercinta, ingatlah..!
Berkaitan dengan ini dalam agama islam ada suatu ritual yang biasa di sebut dzikir.Kitab suci agama islam, para Rasul, dan para ulama mereka menyatakan bahwa denga berdzikir (mengingat Allah swt) akan dapat mewujudkan cita-cita yang kita inginkan walaupun untuk itu kadang mereka menyarankan harus membaca dzikir-dzikir tertentu. Yang pasti dzikir atau mengingat kebahagiaan cinta dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-cita walau sebesar apapun cita-cita tersebut.
2. Selalu Berfantasi Tentang Kebahagiaan Cinta
Yang Ingin Di Raih
Ketika kita sedikit saja pernah merasakan kebahagiaan cinta, baik itu saat mencintai, di cintai atau bercinta dengan alam, sesama manusia atau bahkan Tuhan YME maka sedikit kebahagiaan cinta yang pernah kita rasakan tersebut dapat merangsang daya fantasi kita untuk menciptakan fantasi-fantasi yang sangat indah dalam alam fantasi/khayal kita, entah itu secara sadar ataupun kurang di sadari.
Fantasi seperti ini jika kita lakukan sekali atau dua kali mungkin tak menimbulkan pengaruh dan efek apa-apa tetapi jika fantasi tersebut di lakukan atau terjadi berulang kali maka jelaslah fantasi-fantasi tersebut akan mempengaruhi dan menimbulkan sesuatu dalam diri kita termasuk di antaranya adalah energi kebahagiaan cinta.
Setelah sekian lama dan melalui sekian proses maka kondisi batin tersebut akan mempengaruhi sikap kita yang kemudian akan terus berkembang mempengaruhi prilaku dan tindakan-tindakan yang kita lakukan.Nah…, di sinilah pengelolaan terhadap energi kebahagiaan cinta harus benar-benar kita lakukan agar jangn sampai kondisi batin, sikap dan prilaku kita yang benar-benar terpengaruh kekuatan/energi kebahagiaan cinta salah arah.Di sinilah kita harus benar-benar memfokuskan energi tersebut untuk mewujudkan cita-cita kebaikan.Caranya mudah kok, misalnya tanamkan prinsip bahwa “demi kebahagiaan cinta akan kuwujudkan cita-cita ini” mungkin contoh kongkritnya apa yang pernah di ucapkan dan di lakukan teman saya, “aku takkan sudi di sentuh laki-laki, apalagi sampai di cium olehnya, aku ingin laki-laki yang pertama menyentuhku adalah suamiku, akan aku serahkan jiwa dan ragaku hanya untuknya.”, demikianlah kebahagiaan dalam rumah tangga yang di impikannya memberikan kekuatan untuk menahan setiap godaan dari sekian banyak laki-laki yang menggodanya dan dari begitu buasnya dunia seks bebas yang menelikungnya.
Ah semua itu teori.., mngkin anda berpikiran seperti itu, prakteknya mana?, baik, prakteknya dalah anda sendiri, mungkin anda pernah atau sedang mengkhayalkan sesuatu yang menurut anda ada hubungannya dengan kecintaan anda pada alam, manusia atau Tuhan YME, jika iya.., apakah anda berpikir bahwa banyak sekali halangan untuk mewujudkan khayalan tersebut dan anda tentu pernah atau kadang berpikir seandainya aku lebih kaya, lebih berkuasa, lebih gagah atau lebih-lebih yang lainyatentulah aku dapat mewujudkan khayalan-khayalan tersebut. Nah..! di sinilah letak pertemuannya, khayalan anda menuntut anda menjadi kaya, berkuasa, gagah dan sebagainya. Dan jika anda mampu mengelolaenergi kebahagiaan atau katakanlah daya fantasi tersebut maka anda benar-benar akan menjadi orang yang kaya, berkuasa, gagah, pandai dan sebagainya. Maka terwujudlah cita-cita anda karena sebagian cita-cita anda seperti yang telah kita pahami,cita-cita berpangkal pada wanita,harta,tahta atau agama.
Kemudian bagaimana nasib fantasi atau kahayalan kita?, ah…itumah terserah, yang penting cita-cita kita telah terwujud.Tetapi tidak begitu kok…,karena mengenai fantasi tersebut maka kemungkinannya hanya dua, pertama dapat kita wujudkan bersama terwujudnya cita-cita dan kedua tidak dapat kita wujudkan bersama terwujudnya cita-cita.Yah tinggal pandai-pandai aja kita mengelolanya.
3. Milikilah Paradigma Kebahagiaan Cinta
Cara ketiga menggunakan energi kebahagiaan cinta adalah dengan memiliki dan menggunakan paradigma kebahagiaan cinta di dalam memandang atau melakukan sesuatu. Maksudnya adalah ketika kita memandang,menilai atau hendak melakukan sesuatu kita selalu mempertimbangkan apakah ini menguntungkan bagi cintaku ataukah tidak,apakah ini bermanfaat bagi cintaku ataukah tidak. Kemudian keputusan-keputusan yang di ambil dan tindakan-tindakan yang di lakukan juga semata-mata demi kepentingan cinta. Fokus pada cinta, berpusat pada cinta atau katakanlah semuanya demi kebahagiaan cintaku mungkin ini salah satu kata-kata singkat untuk mengungkapkan apa yang di maksud dengan paradigma kebahagiaan cinta.
Contohnya adalah seseoang yangmencintai seorang gadis saat mau membelanjakan uangnya selalu berpikir jika uangku habis aku pakai nanti gimana jika gadisku minta uang atau ngajak jalan-jalan atau minta di beliin sesuatu sementara aku tak memiliki uang?, malu dong, gengsi dong, salah-salah dia kecewa, ehh…lama-lama bisa minta putus. Pada kali lainnya mungkn pemuda tersebut jalan-jalan di Mall atau tempat-tempat wisata di mana banyak barang-barang antik dan indah maka si pemudapun akan segera berpikir membelikan cinderamata atau oleh-oleh untuk gadisnya dan jika kebetulan tidak punya uang maka dia akan berpikir lain kali pasti aku beli deh, aku akan berhemat dan menabung agar dapat membelinya.
Hal-hal di atas merupakan satu contohyang bertalian dengan energi cinta yang menimbulkan energi berhemat dan ketabahan serta mengendalikan diri.Demikian juga yang teradi dengan energi-energi kebahagiaan cinta lainnya, jadi jelas paradigma kebahagiaan cinta dapat menjadi salah satu cara menggunakan energi cinta untuk mewujudkan cita-cita. Bagaimana tidak?, jika dia punya pandangan bahwa kebahagiaan cintanya akan terwujud jika dia dapat mewujudkan cita-citanya. Maka mulailah sekarang…!.
4. Biarkan Energi Positif Kebahagiaan Cinta
Mempengaruhi Diri
Ketika cinta yang kita miliki membawa kita pada hal-hal yang positif dan bermanfaat maka ikuti saja sambil kita terus berusaha mengarahkannya agar energi cinta tersebut membawa kita pada cita-cita yang kita inginkan.Ibarat arus air, jika arus tersebut menuju ke puncak cita-cita kita maka kita ikuti saja arus tersebut. Makin besar dan deras energi cinta tersebut maka makin cepat dan besar pula cita-cita yang dapat terwujud.
Maka langkah kongkrit ketika kita akan memanfaatkan energi cinta dengan jalan membiarkan energi positif kebahagiaan cinta mempengaruhi diri adalah dengan memahami ke arah mana energi cinta tersebut dan di arah mana cita-cita kita berada. Selanjutnya jika searah dengan cita-cita kita maka ikuti saja tetapi jika tidak maka cobalah mengelolanya dan mengarahkan enrgi cinta tersebut.
5. Jadikan Kebahagiaan Cinta
Sebagai Motif Kehidupan
Cara lainnya untuk menggunakan energi kebahagiaan cinta untuk mewujudkan cita-cita adalah dengan menjadikanya sebagai motif kehidupan. Artinya apa yang kita lakukan dalam kehidupan ini adalah karena energi cinta yang kita miliki atau karena kita ingin mewujudkan kebahagiaan cinta.
Ketika energi kebahagiaan cinta telah menjadi motif hidup maka dari sana akan terlahir kekuatan-kekuatan yang membentengi, menjaga, menyempurnakan dan memprioritaskan kebahagiaan cinta tersebut.Nah di sinilah sebagian cita-cita kita berada, sehingga makin besar energi kebahagiaan cinta yang kita miliki makin besar pulalah cita-cita yang dapat kita wujudkan.
6. Jadikan Kebahagiaan Cinta
Sebagai Ruh Kehidupan
Seperti yang kita pahami jika ruh bagi tubuh adalah sang pengerak, sang penguasa, sang pengarah dan fungsi-fungsi lainnya yang sangat banyak. Demikian juga kebahagiaan cinta bagi sebagian orang adalah ruh kehidupan yang menggerakkan dirinya, yang mengarahkan dirinya dan fungsi-fungsi lainnya lainnya lagi.
Jika kita memahami hal di atas maka kebahagiaan cinta merupakan energi yang dapat mengerakkan dan mengarahkan kita mewujudkan cita-cita yang kita inginkan.Caranya ciptakan hubungan antara cinta yang pernah atau sedang kita miliki dengan cita-cita yang kita miliki. Selanjutnya cobalah arahkan energi cinta yang kita miliki tersebut agar mewujudkan cita-cita yang kita miliki pula.
Atau lebih mudahnya memahami hal ini adalah jadikanlah kebahagiaan cinta yang kita miliki selalu mewarnai gerak langkah yang kita miliki. Mudahkan..?!, atau sepertinya kita itu tidak hidup ( kurang gairah menjalani kehidupan ) tanpa adanya energi kebahagiaan cinta ini. Nah…inilah yang kita maksudkan dengan jadikanlah kebahagiaan cinta sebagai ruh kehidupan.
7. Terus Menerus Melaksanakan Pogram
Cara lain menggunakan energi cinta adalah dengan melaksanakan program terus menerus. Hal ini berangkat dari apa yang telah kita lakukan pada bab keenam yaitu di mana kita telah melakukan pengelolaan energi cinta dan cita-cita sedemikian rupa sehingga tersusunlah program bagaimana mewujudkan cita-cita dengan memanfaatkan energi cinta.
Dengan mengikuti dan melaksanakan program yang telah tersusun tersebut maka lambat laun atau sedikit demi sedikit kita akan dapat mewujudkan cita-cita yang kita targetkan tersebut.
8. Setia Pada target
Sarat mutlak di dalam mengikuti cara ini adalah adanya kesetiaan melaksanakan program, dalam artian kita jangan menyimpang dan keluar dari rencana-renacan yang telah kita tentukan. Dari kesetiaan tersebut akan lahir ketabahan dan keseriusan meraih cita-cita dengan energi kebahagiaan cinta.Nah…inilah sesungguhnya kunci keberhasilan menggunakan cara ini.
Setia gituh…!, jangan serong…!, jangan selingkuh…!, jangan mengkhianatai…!, pokoknya setiadeh…!, inilah yang kita maksudkan derngan setia pada target.
Cara ini tentunya di jalankan sejalan dengan cara-cara lainnya.Selamat mencoba dan selamat sukses.
9. Menginfestasikan Semua hal
Demi Target/Cita-Cita
Singkatnya begini, kita harus mau berkorban untuk cita-cita kita. Investasi di sinimengandung arti yang sangat luas, bisa berarti investasi umur dengan pengertian sepanjang waktu kita memfokuskan diri demi terujudnya cita-cita, bisa berarti investasi harta dengan pengertian kita harus memprioritaskan pembelanjaan kita pada hal-hal yang bertalian dengan cita-cita kita, bisa berarti investasi kemampuan/keahlian semua kemampuan dan keahlian yang kita miliki kita fokuskan untuk mewujudkan cita-cita yang kita miliki.
Contoh mudah yang dapat menjelaskan cara iniadalah ketika seseorang memiliki uang yang pas pasan, orang ini tentunya berpikir apakah uang ini akan di gunakan untuk kepentingan cita-citanya ataukah kepentingan yang lainnya dulu.Maka jawabnya adalah untuk kepentingan cita-citanya, demikian juga dengan investasi-investasi lainnya.
Demikianlah beberapa cara menggunakan energi kebahagiaan cinta untuk mewujudkan cita-cita.Selamat mencoba..! dan selamat sukses…!
B. Cara Menggunakan Energi Ketidakbahagiaan Cinta
Ketika kita mencintai, di cintai atau bercinta selain mengalami kebahagiaan-demi kebahagiaan kadang kita mengalami ketidakbahagiaan juga bukan?. Ketidakbahagiaan cinta ini seperti yang kita ketahui dapat menghasilkan energi yang sangat dasyat yang dapat kita manfaatkan untuk mewujudkan cita-cita.Kemudian bagaimanakah cara menggunakannya, marilah kita lakukan sama-sama.
Cara tersebut misalnya adalah (1) selalu mengingat ketidakbahagiaan cinta yang pernah kita alami, (2) selalu berfantasi tentang kebahagiaan cinta yang tidak kita inginkan, (3) milikilah paradigma ketidakbahagian cinta, (4) biarkan energi positif ketidakbahagiaan cinta mempengaruhi diri, (5) jadikan ketidakbahagiaan cinta sebagai motif hidup, (6) jadikan ketidakbahagiaan cinta sebagai ruh kehidupan, (7) terus menerus melaksanakan program, (8) setia pada target/cita-cita dan (9) menginvestasikan semua hal demi target/cita-cita.
Sekarang mari kita lihat satu persatu.
1. Selalu mengingat ketidakbahagiaan Cinta
Yang Pernah di Alami
SEMBILU CINTA
Serasa desir sembilu menyayat hati
Panas dan perih
Tapi mau gimana
Kalau dia tak cinta
Apa mau di kata
Terus…,kucoba melupakan
Tapi…,tak bisa
Atau…,biarlah semuanya jadi perih,sakit,duuhh…
SAKIT CINTA
Juliet…,
Cintaku padamu
Terus menyakitiku..
Duhhh…
NYADAR CINTA
Nyadar ga` sich
Selama ini kita ga` bicara
Nyadar ga` sich
Selama ini kita saling menyakiti
Padahal kita salaing mencintai
Tapi kenapa kita saling menyakiti
Demikian kira-kira kepedihan yang mungkin di alami oleh para pecinta dan kekasih. Kemudian ketidakbahagiaan tersebut seakan menjadi cambuk yang menyadarkan dia untuk mengatasi dan meninggalkan ketidakbahagiaan tersebut karena sesunguhnya inilah salah satu hal yang secara alamiah di miliki oleh setiap manusia. Mempertahankan diri, mmperjuangkan diri dan menolak bahaya atau kesedihan itulah beberapa kekuatan yang di timbulkan.
Agar kekuatan-kekuatan timbul dan berkobar dalam diri kita serta menjadi cambuk agar kita terus memperbaiki diri maka ingatlah terus ketidakbahagiaan cinta yang pernah kita alami tersebut karena ingatan tersebut ibarat bahan bakar bagi energi cinta. Setiap kali mengingatnya setiap kali itu pula kekuatannya makin bertambah dan makin berkobar.
Selanjutnya dengan terus mengingatnya kitapun terus mengelola dan mengarahkan energi cinta tersebut sejalan dengan cita-cita yang kita miliki karena pada dasarnya ada keterkaitan yang sangat erat antara ketidakbahagiaan cinta dengan cita-cita, sebab terwujudnya cita-cita seringkali menjadi solusi dari ketidakbahagiaan cinta.Proses dan terwujudnya cita-cita sering menjadi solusi dan obat dari ketidakbahagiaan cinta.
2. Selalu Berfantasi Ketidakbahagiaan Cinta
Yang Tidak di Ingingkan
Ketika seseorang pernah mengalami ketidakbahagiaan saat mencintai,di cintai atau bercinta maka ketidakbahagiaan tersebut bisa jauh lebih menyedihkan, mengerikan, menakutkan. Lebih-lebih dalam dunia khayal dan fantasi orang tersebut.
Secara otomatis fantasi tersebut akan menggerakkan seseorang untuk berpikir dan melakukan tindakan-tindakan untuk sedapat mungkin menolak atau menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak di inginkannya tersebut dan salah satu hal yang dapat mengatasinya adalah harta, wanita, tahta atau agama, sedangkan cita-cita kita adalah bagian dari keempat hal tersebut. Dengan demikian jelas ada keterkaitan yang tak terpisahkan antara energi ketidakbahagiaan cinta dengan cita-cita. Energi ketidakbahagiaan cinta di butuhkan oleh cita-cita sebagai kekuatan yang membantu mewujudkan dirinya sedangkan cita-cita di butuhkan oleh energi ketidakbahagiaan cinta sebagai salah satu hal yang dapat mengatasi ketidakbahagiaan yang timbul.
Persoalannya dalah kita dapat mengelola energi-energi tersebut apa tidak, kita bisa merasakan dan menangkap adanya hubungan energi-energi tersebut apa tidak?, maka bacalah terus dan berlatihlah terus dengan bantuan buku ini. Bisa atau tidak bisa cobalah mulai dengan berfantasi ketidakbahagiaan cinta yang tidak kita inginkan.
Contoh kongkritnya begini, Ketika aku berpacaran dengan seorang gadis idamanku telah begitu lama dan akupun telah memutuskan untuk menikahinya tiba-tiba saja lamaranku di tolak oleh orang tua gadisku gara-gara aku miskin dan tak berpendidikan tinggi. Begitu menyakitkan hingga aku berpikir pengalaman seperti ini jangan sampai terulang kembali dalam hidupku. Akhirnya akupun bercita-cita jadi sarjana dan kaya maka mulailah aku mewujudkan cita-citaku tersebut dengan kepedihan di hati sebagai suluh yangterus berkobar.
3. Milikilah Paradigma Ketidakbahagiaan Cinta
“Ini kira-kira membuat saya sedih karena cinta tidak?”, “Ah saya tak boleh melakukan ini karena dapat menghancurkan cintaku?”, “Ini tak cocok dengan ciontaku” dan cara pandang lainnya adalah contoh kongkrit dari paradigma ketidakbahagiaan cinta.
Dengan memiliki paradigma ini kita akan memiliki semacam kekuatan psikologis yang membentengi kita dari terjerumus dalam ketidakbahagiaan cinta dan mendorong kita untuk mewujudkan cita-cita demi cita-cita yang dapat mengatasi ketidakbahagiaan cinta yang telah atau mungkin kita alami.
Demikianlah dengan memiliki paradigma ketidakbahagiaan cinta dengan porsi yang tepat maka kita dapat mewujudkan cita-cita demi cita-cita yang kita miliki. Lalu apakah kita telah menyadari dan menggunakan cara ini?, mulailah sekarang…!
4. Biarkan Energi Positif Ketidakbahagiaan Cinta
Mempengaruhi Diri Kita
Ibarat berjemur di bawah mentari pagi yang hangat-hangat panas gitu, biarkan sesaat karena energinya membuat sehat.Demikian juga ibaratnya dalam pengaruh energi positif ketidakbahagiaan cinta, biarkan beberapa saat energi positif tersebut menaiki kita tangga demi tangga cita-cita kita hingga sedikit demi sedikit cita-cita kita nampak terwujud.
Kelihatannya seperti mudah sekali, iya, emang mudah, cobadeh kita hening sesaat dan merenung untuk menemukan jika dalam diri kita ada kekuatan positif energi cinta.Kemudian rasakan kemanakah energi positif tersebut membawa kita dan apa-apa saja yang di bisikannya.Kemudian ikuti saja maka kita akan merasakan betapa energi tersebut sangat kuat dan bermanfaat bagi terwujudnya cita-cita kita.
5. Jadikanlah Ketidakbahagiaan Cinta
Sebagai Motif Hidup
“Aku tidak ingin ketidakbahagiaan cinta dalam hidupku terulang kembali karenanya aku berusaha menjauhinya”, “Aku tidak ingin mengalami ketidakbahagiaan cinta karenanya aku berusaha mencegahnya” dan renungkanlah kata-kata lain yang sejenis.
Kata-kata di atas menjelaskan pada kita bahwa ketidakbahagiaan cinta menimbulkan kekuatan yang menggerakkan, menghindari dan mencegah semua hal demi terhindar dari ketidakbahagiaan cinta dan salah satu hal yang dapat menghindarkan kita dari ketidakbahagiaan cinta tersebut adalah harta,wanita,tahta atau agama dan seperti yang kita pahami sebagian cita-cita kita berada di sana. Jadi secara otomatis cinta membutuhkan cita-cita sebagai solusi baginya dan cita-cita membutuhkan cinta sebagai kekuatan untuk mewujudkan dirinya.
Dengan demikian makin besar energi cinta yang di miliki seseorang makin besar juga kemungkinan terwujudnya cita-cita orang tersebut dan makin besar cita-cita yang di miliki seseorang maka semakin besar juga dia dapat menolak ketidak bahagian cintanya.
Persoalannya adalah apakah kita telah merasakan enrgi ketidakbahagiaan cinta yang kita miliki sehingga kita dapat mengelola dan memposisikannya sebagai motif kehidupan kita dan memanfaatkannya untuk mewujudkan cita-cita kita?, jika belum cobalah…!, jangan pernah jadi penakut…!
6. Jadikanlah Ketidakbahagiaan Cinta
Sebagai Ruh Kehidupan
Seperti yang telah kita pahami ruh bagi badan adalah penggerak dan penguasa demikian juga jika kita menggunakan cara ini berarti kita memposisikan energi ketidakbahagiaan cinta sebagai “penggerak” dan “penguasa” kehidupan kita. Ini mengandung arti, apa yang kita lakukan di gerakkan oleh energi ketidakbahagiaan cinta dan di kuasai olehnya juga.
Gerakkan dan perintah energi ketidakbahagiaan cinta mengarh pada terwujudnya cita-cita yang sebagiannya berada pada harta, wanita, tahta atau agama.Jadi dengan menggunakan energi ketidakbahagiaan cinta kita dapat mewujudkan cita-cita.
Aduuhh…ribet amat…,pating bundet…,oke,singkatnya begini,kebahagiaan cinta menjiwai apa yang kita lakukan, itu saja kok.
7. Terus Menerus Melaksanakan Program
Pada bab sebelumnya kita telah melakukan pengelolaan enrgi cinta dan cita-cita sehingga kita telah dapat menyusun sekian program sebagai tangga mewujudkan cita-cita dengan menggunakan energi ketidakbahagiaan cinta. Lakukanlah program-program tersebut terus menerus sehingga sedikit demi sedikit cita-cita yang kita impikan mulai terwujud. Pepatah mengatakan sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.
8. Setia Pada Target/Cita-Cita
Ketika kita melaksanakan program-program di atas maka satu hal yang harus selalu kita ingat dan kita lakukan adalah setia pada target atau cita-cita yang telah kita programkan. Ini mengandung arti bahwa di tengah jalan ketika kita menjalankan program tersebut tidak boleh tengok kiri kanan apalagi sampai berganti-ganti pasangan karena hal tersebut hanya cenderung akan menghantarkan pada kegagalan.
Bersabar, tabah, tawakal dan menerima akan hasil atau proses yang kita lakukan sambil berusaha terus menerus. Inilah salah satu kesuksesan kita.
9. Menginvestiasikan Semua Hal
Demi Target/Cita-Cita
Ini untuk anu agar cita-cita cepat terwujud, aku ga` nikah dulu ah sebelum cita-citaku tercapai, uangku aku simpan ah demi anu dan kata-kata sejenisnya merupakan salah satu hal yang menunjukan adanya investasi terhadap cita-cita/target.
Memfokuskan dan mengorbankan harta, umur dan yang lainnya demi cita-cita, inilah yang kita maksudkan dengan investasi di sini.
Investasi ini dapat kita praktekkan misalnya dengan menanamkan prinsip jika terwujudnya cita-cita mendorong terwujudnya cinta yang kita inginkan.
PENULIS BADRUDIN MUHSIN 085227044550 / 021-91913103 YM / FB : binmuhsin_group@yahoo.co.id
| BIN MUHSIN GROUP |
anda suka ambil saja gratis free all





